Dugaan Pelangsiran BBM di SPBU Mare, Warga Minta Pertamina dan APH Melakukan Pemeriksaan

Rabu, 12 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, Rilis Publik — Praktek dugaan pelangsiran Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali meresahkan warga di Kecamatan Mare, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Masyarakat setempat mendesak pihak PT Pertamina bersama Aparat Penegak Hukum (APH) untuk turun tangan melakukan pemeriksaan dan pengawasan ketat terhadap operasional SPBU 7492704 yang diduga menjadi titik penimbunan bahan bakar, Rabu 12/8.

Aktivitas ilegal yang berjalan di SPBU tersebut disinyalir melibatkan jaringan tertentu demi meraup keuntungan pribadi di tengah tingginya kebutuhan bahan bakar warga. “Kami sangat dirugikan karena sering kali kesulitan mendapatkan BBM, padahal antrean terlihat menumpuk oleh kendaraan yang menduga melakukan pelangsiran. Kami minta Pertamina dan kepolisian tidak tinggal diam dan segera menindak tegas oknum yang bermain,” ujar salah seorang warga Mare yang enggan disebutkan namanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, dugaan kuat praktik penimbunan dan pelangsiran BBM ini dikaitkan dengan seseorang berinisial atau bernama Marsuki. Meski demikian, laporan tersebut hingga kini masih bersifat dugaan awal yang membutuhkan langkah konfirmasi, verifikasi mendalam, serta tindakan hukum resmi dari pihak berwenang guna memastikan kebenarannya secara transparan. (red)

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, PT Gunung Mas Raya Sungai Rumbia Estate Konsisten Perbaiki Jalan Masyarakat
60 Tahun Menempati Rumah di Teuku Umar, Warga Mengadu ke Wabup Bojonegoro: Bukan Soal Besarnya Uang, tapi Penghargaan atas Sejarah Keluarga
Debu Sirkuit Bumi Kuthogoro Mengepul, Mitroatin:Bukan Sekadar Adu Cepat, tapi Ajang Keberanian dan Sportivitas
Tambang Galian C di Bone Diduga Tetap Beroperasi, Warga Khawatir
Kecelakaan Maut di Tuban, Publik Pertanyakan Perkembangan Proses Hukumnya
Dana Bantuan P3A Bone Rp38 Miliar Diduga Diambil Paksa, Kelompok Tani Hanya Diberi Rp1 Juta
64 Klub Siap Bertarung, ORADO Bojonegoro Matangkan Piala Panglima TNI 2026
Proyek P3-TGAI pao 1 dan Pao 2 di Desa Ajang Pulu Bone Diduga Bermasalah, Pekerjaan Jadi Sorotan

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06

Wujud Kepedulian Sosial, PT Gunung Mas Raya Sungai Rumbia Estate Konsisten Perbaiki Jalan Masyarakat

Selasa, 29 September 2026 - 13:44

60 Tahun Menempati Rumah di Teuku Umar, Warga Mengadu ke Wabup Bojonegoro: Bukan Soal Besarnya Uang, tapi Penghargaan atas Sejarah Keluarga

Senin, 28 September 2026 - 08:16

Debu Sirkuit Bumi Kuthogoro Mengepul, Mitroatin:Bukan Sekadar Adu Cepat, tapi Ajang Keberanian dan Sportivitas

Sabtu, 26 September 2026 - 17:52

Tambang Galian C di Bone Diduga Tetap Beroperasi, Warga Khawatir

Jumat, 25 September 2026 - 07:19

Kecelakaan Maut di Tuban, Publik Pertanyakan Perkembangan Proses Hukumnya

Berita Terbaru