BOJONEGORO //Rilispublik – Keluhan masyarakat mengenai kondisi aliran pada saluran di sekitar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Sraturejo, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, mendapat respons dari pihak mitra SPPG.
Mitra SPPG Sraturejo, Salamah, menyampaikan bahwa informasi mengenai kondisi saluran tersebut telah diterima dan ditindaklanjuti. Pihaknya juga memastikan penanganan akan kembali dilakukan bersama tim terkait untuk menjaga agar saluran tetap berfungsi dengan baik.
“Baik, sudah kami TL. Matur nuwun infonya. Dan selalu kami TL. Nggeh, Bapak,” ujar Salamah saat memberikan tanggapan atas informasi dan keluhan yang disampaikan kepada pihaknya.
Sebagai tindak lanjut berikutnya, Salamah menyampaikan bahwa hari ini sekitar pukul 10.00 WIB, tim PT IPAL bersama seluruh relawan dan teknisi dari pihak SPPG akan melakukan penanganan secara bersama-sama di lokasi.
“Hari ini jam 10, tim PT IPAL dan seluruh relawan serta teknisi dari kami bersama-sama akan TL, Bapak. Supaya saluran lancar dan tidak ada hal yang tidak kita inginkan,” kata Salamah.
Langkah tersebut menunjukkan adanya respons dari pihak mitra SPPG terhadap informasi mengenai kondisi saluran yang sebelumnya dikeluhkan masyarakat. Penanganan dilakukan dengan melibatkan tim teknis agar kondisi saluran dapat diperiksa dan ditangani secara langsung.

Sementara itu, berdasarkan dokumentasi yang diterima media, terlihat adanya cairan dan gelembung pada permukaan saluran terbuka di sekitar lokasi. Namun, kondisi visual tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan jenis cairan maupun memastikan sumbernya berasal dari aktivitas SPPG.
Karena itu, pemeriksaan dan penanganan secara langsung oleh tim IPAL dan teknisi menjadi penting untuk memperoleh gambaran faktual mengenai kondisi saluran, termasuk memastikan kelancaran aliran serta mengetahui apabila terdapat bagian saluran yang membutuhkan perbaikan atau penanganan.
Respons terhadap Keluhan Masyarakat
Dalam konteks pelayanan publik, respons terhadap keluhan masyarakat merupakan bagian penting dari upaya menjaga kualitas lingkungan dan kenyamanan warga sekitar. Tindak lanjut yang dilakukan pihak mitra SPPG diharapkan dapat mencegah terjadinya gangguan pada saluran dan persoalan lingkungan yang tidak diinginkan.
Media juga tetap membuka ruang bagi pihak SPPG, masyarakat, maupun instansi terkait untuk memberikan keterangan tambahan mengenai kondisi tersebut.
Pemberitaan ini disusun berdasarkan hasil konfirmasi kepada mitra SPPG dan dokumentasi kondisi saluran yang diterima media. Tidak ada kesimpulan bahwa telah terjadi pencemaran atau pelanggaran lingkungan, karena hal tersebut memerlukan pemeriksaan teknis dan verifikasi dari pihak yang berwenang.
Dengan adanya tindak lanjut dari pihak mitra SPPG bersama tim PT IPAL, relawan, dan teknisi, masyarakat diharapkan memperoleh kepastian bahwa kondisi saluran mendapat perhatian dan penanganan secara langsung.
[Red]











