Sekolah Apresiasi Pengadaan IFP oleh Dinas Pendidikan

Sabtu, 9 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU ( Rilis Publik) Kebijakan Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan dalam menyediakan teknologi Interactive Flat Panel (IFP) guna mendukung transformasi digital di dunia pendidikan mendapat respons positif dan apresiasi. Dinilai sebagai langkah inovatif dan strategis untuk meningkatkan mutu dan efektivitas pembelajaran, khususnya di jenjang SMA.

 

Plt Kepala SMA Negeri 8 Pekanbaru Sulismayati, M.Si mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas bantuan IFP dari Disdik Riau. Meski baru menerima satu unit, kehadiran perangkat ini telah memberikan dampak signifikan dalam proses pembelajaran.

 

“Alhamdulillah, walaupun baru satu unit, manfaatnya sudah sangat terasa, khususnya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan pembinaan prestasi siswa. Kami berterimakasih kepada Disdik,” ungkap Sulismayati kepada media , Kamis (7/8/2025).

 

Sulismayati menjelaskan, IFP yang mirip dengan smart TV ini kaya akan fitur pendukung yang sangat relevan untuk mata pelajaran seperti matematika, fisika, kimia, biologi, astronomi, TIK, hingga geografi. Guru-guru di SMA Negeri 8 Pekanbaru kini lebih leluasa menyampaikan materi secara visual dan interaktif.

 

“Pembelajaran menjadi jauh lebih menarik sudah terintegrasi di dalam satu media perangkat ini. Siswa tidak lagi pasif, karena bisa langsung mengakses informasi dari internet, melihat video edukatif, hingga berdiskusi aktif di kelas,” ujarnya.

 

Kehadiran IFP juga menciptakan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan. Sulismayati mencontohkan saat siswa mempelajari unsur kimia seperti natrium, visualisasi langsung bisa ditampilkan lewat perangkat, memperkuat pemahaman siswa.

 

Terkait munculnya isu negatif tentang pengadaan dan penggunaan perangkat IFP yang tidak optimal, termasuk penempatannya tidak langsung di ruang kelas, Sulismayati menyanggahnya. Dikatakan, perangkat itu berfungsi dengan baik dan terkait penempatannya didasarkan pada pertimbangan keamanan dan pemerataan akses.

 

“Kami punya 36 kelas dan perangkat teknologi ini hanya 1 unit, jika ditempatkan di satu kelas saja tentu akan menimbulkan kecemburuan. Karena itu, kami tempatkan di perpustakaan agar bisa diakses bergantian,” jelasnya.

 

Ia menambahkan satu orang tenaga kependidikan telah ditunjuk khusus sebagai operator dan penjadwal penggunaan perangkat. Operator tersebut juga telah mendapatkan pelatihan dari pihak penyedia untuk kemudian melatih guru-guru lainnya hingga bisa mengoperasikan teknologi IFP itu secara optimal.

 

Karena sudah merasakan manfaat nyata dari pembelajaran digital di sekolah dengan dukungan perangkat IFP tersebut, disamping mengapresiasi kebijakan penggunaan teknologi itu, sang Kepsek juga berharap kedepannya pengadaannya ditingkatkan lagi oleh Disdik Riau.

 

“Dengan 1 unit IFP ini saja sudah dirasakan banyak manfaat dan kemudahan yang diperoleh dalam PBM di sekolah kami. Kalau unitnya lebih dari satu tentu akah lebih baik dan maksimal, makanya harapan kami kedepannya ada penambahan unit dari Disdik Riau,” ujar Sulismayati.

 

Kepala SMAN Plus Provinsi Riau Edi Sutono, MPd mengungkapkan hal senada. Sekolah yang dipimpinnya juga telah menerima bantuan 1 unit IFP dari Disdik Riau dan berfungsi dengan baik. Perangkat teknologi ini tidak hanya digunakan untuk proses pembelajaran, tapi juga media informasi bagi tetamu yang berkunjung.

 

“Makanya IFP ini kita tempatkan di ruang pertemuan sekolah agar multi fungsi dan beragam manfaatnya. IFP yang berkuran cukup besar ini juga kita jadikan media informasi sekolah bagi tetamu dari berbagai kalangan yang berkunjung,” kata Edi kepada media Jumat (8/8/2025).

 

Untuk mendukung proses pembelajaran digital secara intensif, lanjut sang Kepsek, pihak sekolah sudah melengkapi hampir seluruh kelas dengan smart tv atau televisi pintar, yang fungsinya mirip dengan IFP dengan ukuran lebih kecil.

 

“Dana pembelian tv pintar ini dari dana BOS kinerja (Boskin) yang diterima SMAN Plus, yang memang diusulkan untuk mendukung pembelajaran digital. Sejauh ini tidak ada kendala, perangkat smart

Budi

Berita Terkait

Plat Merah Jadi Hitam, Mobil Dinas Lampura Diduga Disalahgunakan
PTBA Hadirkan Akses Air Berbasis Energi Surya bagi Warga Talang Jawa Sidomulyo I
Polsek Rambang Gelar Program BELIDA ASRI, Bersihkan Masjid dan Lingkungan Desa Sugihwaras Barat
UPPKB Sajoening Gencar Tindak Kendaraan ODOL, Jaga Infrastruktur Dan Tekan Angka Kecelakaan
Anak Perusahaan PTBA, PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP) Raih Juara 3 Apresiasi EBTKE 2026 dari Kementerian ESDM
IMF Soroti Tower Mitratel di Tanjung Baru, Warga Minta Legalitas dan Keselamatan Diverifikasi
Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 Republik Indonesia, Kapolsek Rambang Tekankan Pentingnya Cinta Tanah Air
Tumbuhkan Semangat Belajar Anak, KKN-TK Kelompok 13 Unigoro Gelar Bimbingan Belajar di SDN Bobol V

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 21:46

Plat Merah Jadi Hitam, Mobil Dinas Lampura Diduga Disalahgunakan

Selasa, 22 September 2026 - 20:10

PTBA Hadirkan Akses Air Berbasis Energi Surya bagi Warga Talang Jawa Sidomulyo I

Jumat, 18 September 2026 - 16:53

Polsek Rambang Gelar Program BELIDA ASRI, Bersihkan Masjid dan Lingkungan Desa Sugihwaras Barat

Selasa, 8 September 2026 - 09:46

UPPKB Sajoening Gencar Tindak Kendaraan ODOL, Jaga Infrastruktur Dan Tekan Angka Kecelakaan

Minggu, 6 September 2026 - 11:06

Anak Perusahaan PTBA, PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP) Raih Juara 3 Apresiasi EBTKE 2026 dari Kementerian ESDM

Berita Terbaru

Bandarlampung

Kemah Bhakti Satya Linmas Kota Bandarlampung Resmi Ditutup

Jumat, 25 Sep 2026 - 21:03