Faju Nusantara Akan Hadir Di Tengah Tengah Jurnalis dan Masyarakat Indonesia Membawa Misi Baru

Jumat, 19 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Rilispublik – Forum Advocaten Jurnalis Nusantara Grup akan hadir di tengah tengah jurnalis dan masyarakat Indonesia. Era teknologi yang semakin maju dan canggih,  teknologilah yang mendorong untuk melakukan manufer-manufer serta terobosan baru, kini Faju Nusantara hadir dalam versi baru. Membuat terobosan di bidang pelatihan dan pembinaan para kader-kader jurnalistik agar mempunyai ideologi penggagas kemajuan bangsa Indonesia dalam karya dan produk jurnalistik.

 

Dalam kesempatan ini, ketua Faju Nusantara Prof .Yusril Ihza Mahendra memberikan pendapatnya saat ditemui di kantor kementrian ( 10/12/25).  Prof .Yusril Ihza Mahendra mengajak rekan jurnalis untuk merubah pola pikir kita. “Mari semua kawan-kawan jurnalis kita rubah mindset kita, rubah pandangan jurnalistik bahwa sesungguhnya jurnalis itu tidak ada bedanya dengan pahlawan tanpa jasa”, ujarnya.

 

“Dengan adanya Faju Nusantara ini kami akan menciptakan kader kader Jurnalistik profisional bukan hanya saja bermodal KTA dan telah lulus sertifikasi. Justru dengan adanya kita sudah lulus bersertifikasi produk jurnalis kita harus bisa menjaga serta mengedepankan Etik dalam dasar undang Undang No 40 tahun 1999 tentang Pers’, timpalnya.

 

Dalam kesempatan ini, Ketua Faju Nusantara Raden Bagus Satria untuk fokus membantu rakyat. “Kami akan mengedepankan etika dalam segala hal, yang lebih utama membantu masyarakat yang dalam mempunyai masalah dan butuh bantuan, Faju Nusantara akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat”. ungkapnya.

 

Raden Bagus satria Mengungkapkan membentuk faju Nusantara bertujuan untuk mencerdaskan masyarakat agar paham dengan jurnalis, bahwa jurnalis tidak menakutkan seperti di gunjingkan dalam bahasa wartawan, bisanya meras. “Ini yang akan kami luruskan karna tugas kita semua untuk membangun agar jurnalistik ada di hati masyarakat untuk mengungkapkan aspirasi rakyat melalui karya jurnalis.

 

“Dalam waktu dekat berakhirnya tahun 2025 dan datangnya 2026 disitulah akan lahir Faju Nusantara dan generasi-generasi baru”. “Mari semua jurnalis dukung program-program pemerintah pusat dan daerah bagaimana caranya agar bisa meningkatkan potensi dan kebebasan dalam segala hal tidak melanggar dasar-dasar dan nilai hukum yang berlaku”, tutupnya.

Berita Terkait

Sekjen PWDPI Desak APH Segera Bongkar Dugaan Penjualan Obat Golongan G di Jabodetabek
Kepala BGN Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Ini Alasannya
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Kalahkan Argentina
IMF Bereaksi Keras Soal Pernyataan Hotman Paris: Wartawan Bukan Profesi Kelas Dua, Pers Pilar Demokrasi
Pemprov Lampung Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Pusat Bangun Tata Kelola Hukum Berkeadilan
KUHP 2023 & KUHAP 2025: Sinergi Baru Berantas Kejahatan Korporasi
Ketum Prabu Satu Nasional, Teungku Muhammad Raju, Desak Presiden RI Perjelas Skema Pengelolaan Blok Andaman untuk Aceh
Aktivitas Tambang Galian C di Patimpeng Diduga Ilegal, Aparat dan Pemda Diminta Jangan Tutup Mata

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:02

Sekjen PWDPI Desak APH Segera Bongkar Dugaan Penjualan Obat Golongan G di Jabodetabek

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:41

Kepala BGN Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Ini Alasannya

Senin, 20 Juli 2026 - 07:06

Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Kalahkan Argentina

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:54

IMF Bereaksi Keras Soal Pernyataan Hotman Paris: Wartawan Bukan Profesi Kelas Dua, Pers Pilar Demokrasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:01

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Pusat Bangun Tata Kelola Hukum Berkeadilan

Berita Terbaru