Bimtek Perpustakaan Bojonegoro: Meningkatkan Kemampuan Petugas Perpustakaan sebagai Agen Literasi

- Editor

Selasa, 23 September 2025 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, Rillis Publik – Perpustakaan kini bukan lagi sekadar tempat menyimpan buku, tetapi bertransformasi menjadi pusat informasi dan kegiatan masyarakat. Guna meningkatkan peran perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Bojonegoro menggelar bimbingan teknis (bimtek) Tata Kelola Pengelolaan Perpustakaan, Senin (22/9/2025). Bimtek ini diikuti 50 peserta dari berbagai lembaga, mulai pustakawan pondok pesantren, perpustakaan desa, kecamatan, sekolah, hingga Taman Bacaan Masyarakat (TBM).

 

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono yang hadir dalam kesempatan tersebut menegaskan, petugas perpustakaan memiliki tanggung jawab besar sebagai agen literasi sekaligus magnet bagi masyarakat untuk meningkatkan budaya membaca. “Peserta bimtek harus mampu mencari sumber data dan mempengaruhi masyarakat agar gemar membaca,” kata Bupati saat membuka Bimtek di Aula Kantor Dispusip Bojonegoro.

 

Bupati menambahkan, perpustakaan kini dituntut tidak hanya sebagai tempat membaca, tetapi juga pusat peningkatan wawasan dan keterampilan modern berbasis teknologi. Sehingga petugas perpustakaan harus menjadi agen literasi di kehidupan masyarakat. Melalui bimtek ini diharapkan peserta bisa mengajarkan lingkungan dan masyarakat untuk bijak dalam penggunaan teknologi khususnya pengguna handpone.

 

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bojonegoro, Erick Firdaus, menuturkan bahwa tujuan kegiatan bimtek ini adalah meningkatkan kemampuan petugas perpustakaan dalam mengelola perpustakaan sebagai pusat sumber belajar masyarakat. “Pengelolaan perpustakaan yang baik harus sejalan dengan relevansi layanan dengan kebutuhan pengguna. Pelayanan yang ramah dan profesional akan meningkatkan kenyamanan pengunjung, sedangkan program promosi dan edukasi yang menarik akan mendorong lebih banyak orang memanfaatkan perpustakaan,” ungkap Erick.

 

Sebanyak 50 peserta hadir dalam kegiatan ini, terdiri atas 5 pustakawan perpustakaan pondok pesantren, 10 pustakawan perpustakaan kecamatan, 20 pustakawan perpustakaan desa, 7 pustakawan perpustakaan SD/MI, 5 pustakawan perpustakaan SMP/MTs, dan 3 pustakawan TBM.

 

Dengan adanya Bimtek ini harapannya mampu membawa semangat baru dalam pengelolaan perpustakaan yang lebih kreatif, inklusif, dan berbasis teknologi.

 

Dengan adanya bimtek ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro optimistis perpustakaan akan semakin berdaya sebagai pusat pembelajaran masyarakat dan lokomotif gerakan literasi di daerah.

 

[**/Red]

Berita Terkait

Ungkap Kasus Pencurian Betah Karet, Polsek Rambang Amankan Pelaku Setelah Dikepung Warga
Dugaan Pencurian Arus Listrik Puluhan Rumah di Way Kanan Selama 2 Tahun
Pemkab Tubaba Percepat Sertifikasi Halal
Bupati Egi Sambut Positif Pelaksanaan Rembuk Tani
Bupati Tubaba Novriwan Jaya Dorong Kesadaran Keamanan Pangan
STOP PERS | Reza Larasona – Kabiro OKU Timur
Sertifikat ‘Mak Jelas’ hingga Bertahun-tahun, BPN Lampung Selatan Bungkam!
“Kami Hanya Ingin Bekerja!” Investigasi di Wonocolo Ungkap Kemarahan Penambang atas Isu Setoran yang Dinilai Hancurkan Nafkah Rakyat

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:37 WIB

Ungkap Kasus Pencurian Betah Karet, Polsek Rambang Amankan Pelaku Setelah Dikepung Warga

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:11 WIB

Dugaan Pencurian Arus Listrik Puluhan Rumah di Way Kanan Selama 2 Tahun

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:38 WIB

Pemkab Tubaba Percepat Sertifikasi Halal

Senin, 4 Mei 2026 - 19:08 WIB

Bupati Egi Sambut Positif Pelaksanaan Rembuk Tani

Senin, 4 Mei 2026 - 19:06 WIB

Bupati Tubaba Novriwan Jaya Dorong Kesadaran Keamanan Pangan

Berita Terbaru

Daerah | Lampung

Pemkab Lmapung Timur Gelar Rakor Bersama KPK

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:47 WIB