Dirjen Bea Cukai Sebut Masyarakat tak Peduli dengan Harga Rokok Yang Penting Mulut Berasap

- Editor

Selasa, 25 November 2025 - 19:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Rilispublik – Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Djaka Budhi Utama saat rapat bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (24/11/2025).

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Djaka Budhi Utama, mengungkapkan adanya pergeseran pola konsumsi rokok di masyarakat. Menurutnya, kebijakan Cukai Hasil Tembakau (CHT) belum efektif menekan angka produksi rokok.

“Masyarakat sepertinya sudah jenuh dengan tingkat harga rokok sehingga yang penting mereka mulutnya berasap, jadi tidak memperhatikan apakah itu mahal atau tidak, yang penting mulutnya berasap,” kata Djaka saat rapat bersama Komisi XI DPR, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (24/11/2025).

Djaka memaparkan, produksi rokok hingga akhir Oktober 2025 mencapai 258,4 miliar batang, turun 2,8 persen secara tahunan dibandingkan 2024. Penurunan terjadi pada golongan 1, dari 138,7 miliar batang menjadi 125,7 miliar batang. Sementara itu, produksi golongan 2 dan 3 justru meningkat.

Produksi golongan 2 naik 3,2 persen dari 74,2 miliar batang pada Oktober 2024 menjadi 76,5 miliar batang pada Oktober 2025, sedangkan golongan 3 naik 6 persen dari 53,1 miliar batang menjadi 56,2 miliar batang.

“Sepertinya selama budaya atau kebiasaan masyarakat merokok masih ada, masyarakat akan terus merokok walaupun kelompok antirokok gencar menyampaikan bahwa rokok membunuhmu,” ujar Djaka.

Djaka menekankan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai akan meningkatkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCT) untuk mendukung kesehatan masyarakat.

“Kita kembangkan bagaimana meningkatkan DBHCT untuk kesehatan masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, Bea Cukai juga terus menindak peredaran rokok ilegal yang merugikan negara. Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, menyatakan hingga Oktober 2025 telah dilakukan 15.845 penindakan, dengan rokok ilegal yang berhasil dicegah mencapai 954 juta batang.

“Sampai dengan akhir Oktober telah dilakukan 15.800 kali penindakan lebih, dan rokok ilegal yang dicegah hampir 1 miliar batang. Penindakan dilakukan oleh Bea Cukai bekerja sama dengan seluruh instansi terkait,” kata Suahasil saat konferensi pers APBN Kita, Kamis (20/11/2025).

Jumlah rokok ilegal yang berhasil ditindak meningkat 40,9 persen dibandingkan Oktober 2024. Dari total rokok ilegal, 73 persen merupakan sigaret kretek mesin (SKM), 20,8 persen sigaret putih mesin (SPM), dan sisanya 5,4 persen jenis lain.

“Jika dibandingkan dengan estimasi rokok ilegal yang beredar, jumlah ini masih di bawah perkiraan. Estimasi rokok ilegal sebenarnya antara 7 sampai 10 persen dari total pasar, jadi penindakan akan terus diperkuat,” jelas Suahasil.

Budi A

Berita Terkait

DPR Usulkan Iuran BPJS Kesehatan Ditanggung Pemerintah: MBG aja Mampu
Viral Napi Korupsi Diduga Nongkrong di Warung Kopi, Ketua IMF Desak Audit Ketat Rutan Punggolaka
Eks Dirut Inhutani V Dicky Yuana Divonis 4 Tahun Penjara, Terima Suap Rp2,5 Miliar
Kiamat Digital: Dunia di Titik Nadir Konflik Trump-Iran
Potensi Pemborosan Program MBG Capai Rp14 Triliun per Tahun, Bapanas Soroti 1,4 Juta Ton Makanan Terbuang
Resmi, Pemerintah Berlakukan WFH ASN Setiap Hari Jumat
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Ketum IMF Indra Segalo Galo: Ini Duka Seluruh Bangsa!
Tidak Ada Kenaikan BBM, Pertamina Minta Jangan Percaya Hoak

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 09:32 WIB

DPR Usulkan Iuran BPJS Kesehatan Ditanggung Pemerintah: MBG aja Mampu

Rabu, 15 April 2026 - 18:32 WIB

Viral Napi Korupsi Diduga Nongkrong di Warung Kopi, Ketua IMF Desak Audit Ketat Rutan Punggolaka

Sabtu, 11 April 2026 - 18:31 WIB

Eks Dirut Inhutani V Dicky Yuana Divonis 4 Tahun Penjara, Terima Suap Rp2,5 Miliar

Rabu, 8 April 2026 - 14:34 WIB

Kiamat Digital: Dunia di Titik Nadir Konflik Trump-Iran

Selasa, 7 April 2026 - 13:43 WIB

Potensi Pemborosan Program MBG Capai Rp14 Triliun per Tahun, Bapanas Soroti 1,4 Juta Ton Makanan Terbuang

Berita Terbaru

Ragam | Daerah

Portal Jembatan Glendeng Dibuka Tanpa Kendali, Nyawa Dipertaruhkan

Selasa, 21 Apr 2026 - 20:43 WIB