Lampung Utara, Rilis Publik – Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tani Makmur yang berada di desa Karang Rejo II, Kecamatan muara Sungkai, kembali menyampaikan keluhan terkait belum adanya tindak lanjut dari proposal bantuan yang diajukan pada awal tahun 2025….(25-11-2025)
Gapoktan Tani Makmur yang diketuai oleh Sakiman membawahi 7 kelompok tani dengan total luas lahan mencapai 15 hektare, yang mayoritas berupa kafer sawah. Dalam proposal tersebut, para petani mengajukan permintaan bantuan berupa sumur bor untuk kebutuhan pengairan sawah yang selama ini masih sangat bergantung pada kondisi alam.
Menurut pihak Gapoktan, meskipun seluruh berkas permohonan sudah diserahkan lengkap sejak awal tahun, namun hingga akhir November 2025 belum ada satu pun respon ataupun verifikasi dari dinas terkait.
“Kami para petani berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah maupun dinas terkait. Sumur bor ini sangat kami butuhkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, terutama saat musim kemarau,” ujar Sekiman selaku Ketua Gapoktan.
Para petani berharap pemerintah segera turun tangan dan melakukan verifikasi lapangan agar bantuan yang sudah lama dinantikan dapat terealisasi. Mereka menekankan pentingnya percepatan karena kondisi air sangat menentukan keberhasilan tanam di wilayah Karang Rejo ll
KAPERWIL (Dailami)









