Bojonegoro, Rilis Publik – Ghozali, penggiat sosial di Bojonegoro, menyerukan agar media tetap netral dalam memberitakan, tanpa menjadi corong pengusaha untuk memberikan berita seremonial. Ia menekankan pentingnya kejujuran dalam peliputan, terutama terkait dampak PT Sata Tec Indonesia terhadap lingkungan.
Sabtu,14/06/2025
“Kita harus melihat dan mendengar dengan seksama. Media harus jujur dalam memutar kata dalam penulisan, jangan sampai marwah media dijual untuk kepentingan pengusaha. Kenyataan yang ada bahwa bau itu menyengat dan sangat mengganggu aktifitas belajar generasi masa depan Bojonegoro,” tegas Ghozali.
Ghozali menuntut transparansi dan objektivitas dalam peliputan, agar masyarakat dapat memperoleh informasi yang akurat dan tidak terdistorsi. Ia berharap media dapat menjalankan fungsinya sebagai pilar keempat demokrasi dengan integritas dan profesionalisme.
Ghozali mengapresiasi PT Sata Tec Indonesia yang telah mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Bojonegoro. Namun, ia juga menyoroti masalah bau menyengat yang dihasilkan oleh pabrik pengolahan tembakau tersebut, yang sangat mengganggu aktivitas belajar generasi masa depan Bojonegoro.
Dengan seruan ini, Ghozali berharap agar media dapat menjadi sumber informasi yang akurat dan dapat dipercaya oleh masyarakat.
[Red]









