Itera Teken MoU Dengan Ikatan Arsitek Indonesia

- Editor

Rabu, 15 Oktober 2025 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan, Rilis Publik – Institut Teknologi Sumatera (Itera) resmi menjalin kerja sama dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) dalam bidang tridarma perguruan tinggi dan pengembangan profesi arsitek. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Rektor Itera Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha dan Ketua Umum IAI Ar. Georgius Budi Yulianto, IAI, AA., di Aula Gedung E Itera, Selasa, (14/10/2025).

Selain penandatanganan MoU, Ketua Umum IAI turut memberikan kuliah tamu bertajuk Menjadi Arsitek Masa Depan kepada mahasiswa Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan (FTIK) Itera. Turut hadir dalam kegiatan Dekan FTIK Itera Roy Candra P. Sigalingging, S.T., M.Sc., Ph.D., dosen Program Studi Arsitektur, dan para tamu undangan.

Rektor Itera Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha dalam sambutannya menyatakan bahwa kerja sama ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan mahasiswa Itera, khususnya di bidang arsitektur, agar siap menghadapi tantangan profesi di masa depan. “Melalui kerja sama ini, Program Studi Arsitektur Itera akan memperkuat pembinaan keprofesian mahasiswa agar mampu menjadi arsitek yang tidak hanya menghasilkan karya estetis, tetapi juga memberikan kemaslahatan bagi masyarakat dan mengedepankan prinsip keberlanjutan,” ujar Rektor.

Di tengah dinamika global, arsitek dituntut mampu berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur berkelanjutan dengan mengoptimalkan teknologi termasuk kecerdasan buatan.

Sementara Ketua Umum IAI Ar. Georgius Budi Yulianto menyebutkan bahwa pendidikan profesi arsitek merupakan bagian dari ekosistem yang harus dibangun bersama. Menurutnya, perguruan tinggi menjadi hulu pembinaan kompetensi arsitek, sedangkan IAI dan dunia kerja menjadi hilir yang menguatkan profesionalisme.

Ia juga menyinggung kondisi kebutuhan arsitek di Indonesia yang masih sangat besar. Dengan rasio arsitek saat ini 1:40.000 penduduk, jauh dibandingkan standar internasional 1:14.000, lapangan kerja bagi arsitek di Indonesia dinilai masih sangat terbuka. “Meski Undang-Undang Arsitek baru hadir setelah 59 tahun Indonesia merdeka, hal ini tidak menjadi hambatan untuk terus memajukan profesi arsitek di tanah air,” ujar Georgius.

Sebagai tindak lanjut kerja sama, IAI membuka peluang bagi mahasiswa dan dosen Itera untuk mengikuti program pemagangan, terlibat dalam kegiatan profesi, serta penyelenggaraan lokakarya bersama di bidang arsitektur.

Berita Terkait

Kakam Sendangasri Soroti Penerangan Jalan Demi Kenyamanan dan Keamanan Malam Hari
Gembong Pungli Beraksi di Jalinsum, APH Polres Lampung Utara Kemana?
Makam Cangguk Gatcak Terancam Musnah, Tokoh Adat Desak Pemprov Lampung Turun Tangan
Pembagian Bantuan Pangan di Desa Tanjung Baru Berjalan Tertib dan Kondusif
Suara Mesin Jahit dan Harapan Baru di Kawasan Eks Lokalisasi
Kapolres Lampung Selatan Sertijab KSKP Bakauheni dan Kapolsek Jati Agung
Gubernur Mirza Dorong Digitalisasi Transaksi Untuk Dongkrak PAD Lampung
Sekdaprov Marindo Hadiri Capacity Building Implementasi SPIP –T Menuju Efisiensi

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:28 WIB

Kakam Sendangasri Soroti Penerangan Jalan Demi Kenyamanan dan Keamanan Malam Hari

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:05 WIB

Gembong Pungli Beraksi di Jalinsum, APH Polres Lampung Utara Kemana?

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:45 WIB

Makam Cangguk Gatcak Terancam Musnah, Tokoh Adat Desak Pemprov Lampung Turun Tangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:01 WIB

Pembagian Bantuan Pangan di Desa Tanjung Baru Berjalan Tertib dan Kondusif

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:15 WIB

Suara Mesin Jahit dan Harapan Baru di Kawasan Eks Lokalisasi

Berita Terbaru

Daerah | Lampung

Gembong Pungli Beraksi di Jalinsum, APH Polres Lampung Utara Kemana?

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:05 WIB