Lampung Utara, Rilis Publik – Dugaan penyalahgunaan lingkungan sekolah kembali mencuat di SD Negeri 01 Isorejo, Desa Isorejo, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung. Lokasi sekolah tersebut diduga kuat dijadikan tempat pesta minuman keras.
Temuan itu terungkap saat awak media melakukan penelusuran sekaligus mencoba melakukan konfirmasi terkait kondisi bangunan sekolah yang memprihatinkan dan adanya dugaan anggaran sarana prasarana (sarpras) fiktif.
Saat dikonfirmasi mengenai ruang belajar yang rusak dan tidak layak dipakai untuk kegiatan belajar mengajar (KBM), Kepala Sekolah SDN 01 Isorejo, Mulyono, S.Pd., justru memberikan jawaban mengejutkan dan dinilai tidak bertanggung jawab.
“Biarkan, kalau mau bobrok ya bobrok. Saya sebentar lagi mau pensiun,” ucap Mulyono dengan nada tinggi kepada awak media.
“Kalau mau bobrok, sekalian saja. Biar pemerintah yang langsung bantu,” tambahnya dengan nada arogan.
Bahkan ia juga mengatakan,
“Kalau mau diberitakan, beritakan saja. Saya tidak takut. Kamu ini siapa? Saya tidak memandang kamu media apa,” ujarnya sambil menunjuk-nunjuk tim awak media.
Sikap tersebut dinilai tidak mencerminkan etika seorang pendidik maupun pejabat publik yang seharusnya transparan dalam penggunaan dana BOS serta pemeliharaan fasilitas sekolah.
Temuan Botol Miras di Area Sekolah
Tidak hanya itu, tim awak media juga menemukan sejumlah botol bekas minuman keras di area WC sekolah yang sudah tidak berfungsi. Kondisi toilet yang mati dan terbengkalai semakin memperkuat dugaan bahwa lingkungan sekolah kurang mendapatkan perhatian serta pengawasan yang semestinya.
Temuan botol miras dalam jumlah banyak ini memunculkan pertanyaan besar terkait lemahnya pengawasan sekolah dan potensi penyalahgunaan lingkungan pendidikan untuk aktivitas negatif.
Dugaan Anggaran Sarpras Fiktif
Berdasarkan data yang dihimpun, SDN 01 Isorejo diduga memiliki anggaran sarana dan prasarana yang tidak sesuai dengan kondisi fisik sekolah hasil investigasi tim. Beberapa ruang kelas tampak rusak, tidak terawat, dan bahkan membahayakan keselamatan siswa. Namun penggunaan dana yang seharusnya dialokasikan untuk perawatan bangunan sekolah tidak tampak jelas.
Tim awak media akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara serta instansi terkait agar segera turun tangan melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Sekolah SDN 01 Isorejo, Mulyono, S.Pd.
KAPERWIL: Dailami









