BOJONEGORO, Rilis Publik – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kolaboratif Kelompok 16 Universitas Bojonegoro (Unigoro) menyelenggarakan sosialisasi Bank Sampah sebagai upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini kepada siswa SDN Klempun, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (6/8/2026) pukul 09.00 WIB hingga selesai di SDN Klempun dengan melibatkan siswa sebagai peserta utama.
Kegiatan diawali dengan pembukaan sekaligus pretest singkat yang dipandu oleh Nandra Putra selaku penanggung jawab program kerja. Pretest tersebut bertujuan untuk mengetahui pemahaman awal siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah. Suasana kegiatan kemudian semakin meriah melalui sesi ice breaking yang dirancang untuk membangun semangat dan meningkatkan partisipasi siswa sebelum memasuki penyampaian materi.
Dalam sambutannya, Nandra Putra menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk edukasi lingkungan yang bertujuan membangun kebiasaan positif sejak usia dini. “Kami berharap sosialisasi ini dapat meningkatkan kepedulian siswa terhadap kebersihan lingkungan serta membiasakan mereka untuk memilah sampah sejak dini. Melalui Bank Sampah, kami ingin menanamkan bahwa sampah bukan hanya sesuatu yang dibuang, tetapi juga dapat memberikan manfaat apabila dikelola dengan baik,” ujarnya.
Memasuki sesi sosialisasi, mahasiswa KKN memaparkan materi mengenai Bank Sampah sebagai sarana pengelolaan sampah anorganik melalui kegiatan pemilahan, pengumpulan, dan pemanfaatan kembali sampah yang masih memiliki nilai guna. Dalam sosialisasi tersebut, siswa diajak memahami pentingnya membiasakan memilah sampah sesuai jenisnya, mengenal fungsi tempat sampah berdasarkan kategori plastik, kertas, dan kaleng, serta memahami bahwa pengelolaan sampah yang baik dapat memberikan manfaat bagi lingkungan, sekolah, maupun masyarakat. Selain itu, mahasiswa juga menjelaskan tahapan pengelolaan Bank Sampah yang meliputi edukasi, praktik pemilahan sampah, pengumpulan secara berkala, hingga proses daur ulang.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan game edukatif pemilahan sampah. Melalui permainan tersebut, siswa diajak mengelompokkan berbagai jenis sampah ke dalam tempat sampah yang sesuai sehingga mereka dapat mempraktikkan secara langsung materi yang telah dipelajari. Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung karena mereka aktif mengikuti setiap permainan dan menjawab pertanyaan yang diberikan oleh mahasiswa KKN.
Sebagai bentuk dukungan terhadap terciptanya budaya peduli lingkungan di sekolah, Mahasiswa KKN Tematik Kolaboratif Kelompok 16 Universitas Bojonegoro menyerahkan satu unit Bank Sampah kepada SDN Klempun. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi sekaligus membiasakan siswa untuk memilah dan mengelola sampah secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN Tematik Kolaboratif Kelompok 16 Universitas Bojonegoro berharap siswa SDN Klempun semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui kebiasaan memilah dan mengelola sampah dengan benar. Penerapan Bank Sampah di lingkungan sekolah diharapkan tidak hanya menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, tetapi juga menumbuhkan karakter peduli lingkungan sejak dini. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara siswa SDN Klempun dan mahasiswa KKN sebagai dokumentasi pelaksanaan kegiatan.











