Musda Golkar Bojonegoro Berpotensi Jadi Panggung Politik Kotor

Selasa, 22 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bojonegoro –Rilis Publik – Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Bojonegoro, tensi politik internal partai beringin itu semakin menguat. Alih-alih menjadi ajang demokrasi kader yang sehat dan terbuka, proses menuju Musda justru dibayangi dugaan manuver politik kotor, intervensi kekuasaan, serta upaya pembajakan struktural oleh elite yang haus kendali.

Rumor yang beredar kian liar. Salah satu kandidat disebut telah bergerak lebih awal dengan melakukan penjaringan diam-diam dan membangun pencitraan personal secara agresif di seluruh kepengurusan tingkat kecamatan. Narasi kemenangan bahkan telah dikondisikan sejak awal melalui safari politik bertopeng silaturahmi. Di balik layar, santer terdengar bahwa kandidat tersebut telah mengklaim restu dari kepala daerah aktif.

Jika rumor itu benar, maka Musda Golkar Bojonegoro tidak lebih dari formalitas politik untuk mengukuhkan “titipan kekuasaan”. Kader-kader di tingkat bawah mulai menunjukkan keresahan. Beberapa menyebut ada tekanan moral hingga janji politik untuk mendukung figur tertentu. Padahal, dalam tradisi Golkar, pemilihan ketua seharusnya didasarkan pada rekam Jejak Kader/ Track Record, bukan Endorsement Penguasa.

“Kalau ini dibiarkan, partai akan dikendalikan oleh kekuatan eksternal, mereka hanya akan menjadi alat kekuasaan bagai alat berat kapal keruk.” ujar salah satu pengamat politik yang menolak disebut namanya.

 

Di tengah kepungan kepentingan politik tersebut, dua nama yang disebut-sebut masih punya legitimasi kader dan kekuatan riil di akar rumput adalah Sigit Kushariyanto dan Ahmad Supriyanto. Sigit, yang telah empat kali duduk di kursi DPRD dan pernah menjadi Ketua DPRD, serta Ahmad Supriyanto, yang kini menjabat Ketua Komisi di DPRD Bojonegoro, dinilai memiliki peluang kuat untuk merebut kursi ketua secara terhormat.

Namun pertanyaannya: “Apakah Musda nanti benar-benar akan menjadi arena kompetisi sehat berdasarkan integritas dan kontribusi kader? Atau justru menjadi panggung boneka politik, tempat elite memainkan wayang-wayangnya demi memperluas cengkeraman kuasa,” lanjutnya.

Jika Partai Golkar Bojonegoro gagal menjaga marwah Musda, maka konsekuensinya tidak hanya hilangnya kepercayaan publik, tetapi juga potensi keretakan internal yang bisa merusak mesin politik partai menjelang Pilkada dan Pileg mendatang.

“Saat ini, semua mata tertuju pada Partai Golkar Bojonegoro. Demokrasi internal partai sedang diuji. Dan sejarah akan mencatat: apakah Partai Golkar Bojonegoro memilih kedaulatan kader, atau tunduk pada kekuasaan.” Pungkasnya.
Bersambung…

[Red]

Berita Terkait

Polsek Kotabumi Kota Ungkap Kasus Pencurian Speaker SDN 02 Gapura, Dua Pelaku Diamankan
Jejak Fakta Berbicara Arena Sabung Ayam di Desa Tumu Kini Sepi, Kabiro Rilis publik Tegaskan Jurnalisme Harus Berbasis Verifikasi
Oknum ASN Pringsewu Edy Ferdiansyah Dilaporkan ke Polda Lampung Dugaan Kekerasan Seksual
Dari Kampus untuk Sawah, KKN-TK UNIGORO Kelompok 12 Hadirkan Inovasi Pengusir Tikus Tenaga Surya sebagai Solusi Pertanian Berkelanjutan
Mahasiswa KKN-TK Kelompok 08 Unigoro Bangun Rumah Budidaya Jamur dari Bongkol Jagung, Dorong Pemberdayaan Masyarakat Desa Sumberbendo
Sebut PUPR Sangat Tanggap, Walkot LIRA Banda Aceh Apresiasi Kinerja Rulli Syahreza
khusyuk! Ziarah Kubro Warnai Peringatan Tahun Baru Islam di Sendangbaru
Negri Agung United Raih Juara Pertama, Camat Hepi Haryanto Apresiasi Semangat Tim

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:46

Polsek Kotabumi Kota Ungkap Kasus Pencurian Speaker SDN 02 Gapura, Dua Pelaku Diamankan

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:33

Jejak Fakta Berbicara Arena Sabung Ayam di Desa Tumu Kini Sepi, Kabiro Rilis publik Tegaskan Jurnalisme Harus Berbasis Verifikasi

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:04

Oknum ASN Pringsewu Edy Ferdiansyah Dilaporkan ke Polda Lampung Dugaan Kekerasan Seksual

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:05

Dari Kampus untuk Sawah, KKN-TK UNIGORO Kelompok 12 Hadirkan Inovasi Pengusir Tikus Tenaga Surya sebagai Solusi Pertanian Berkelanjutan

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:41

Mahasiswa KKN-TK Kelompok 08 Unigoro Bangun Rumah Budidaya Jamur dari Bongkol Jagung, Dorong Pemberdayaan Masyarakat Desa Sumberbendo

Berita Terbaru