Pengawasan SPPG di Bojonegoro Menguat, DPRD Tekankan Standarisasi Layanan Gizi dalam Program MBG

- Editor

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO – Rilispublik | Komisi C DPRD Bojonegoro mulai memperketat perhatian terhadap keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum memenuhi aspek sertifikasi dan kelengkapan administratif dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pengawasan tersebut dipandang sebagai langkah strategis untuk memastikan implementasi program nasional berjalan sesuai prinsip keamanan pangan, kualitas pelayanan publik, serta standar distribusi gizi yang telah ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).

Penegasan itu muncul seiring meningkatnya kebutuhan sistem pengawasan terhadap lembaga pelaksana MBG di daerah. DPRD Bojonegoro menilai legalitas operasional dan standarisasi pelayanan SPPG menjadi faktor mendasar dalam menjamin keberlangsungan program gizi yang aman, terukur, dan tepat sasaran. Selain menyangkut kualitas makanan, aspek administratif dinilai memiliki keterkaitan langsung dengan akuntabilitas pelayanan kepada masyarakat.

Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro yang juga Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro, Ahmad Supriyanto, menegaskan bahwa sertifikasi bagi setiap SPPG bersifat wajib dan tidak dapat diabaikan dalam pelaksanaan program MBG.

“Beberapa persyaratan sertifikasi ini sifatnya wajib bagi setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), agar nantinya pada pelaksanaan distribusi program makan bergizi gratis (MBG) ada standar kelayakan yang sudah dijamin oleh pihak Badan Gizi Nasional (BGN),” ujar Ahmad Supriyanto.

Menurutnya, keberadaan sertifikasi bukan hanya memenuhi syarat administratif semata, melainkan menjadi instrumen pengendali mutu pelayanan gizi kepada masyarakat. Ia menyebut, standar operasional, higienitas pengolahan makanan, kesiapan sarana pendukung, hingga mekanisme distribusi harus dipastikan memenuhi ketentuan yang berlaku.

Ahmad Supriyanto juga menambahkan bahwa Komisi C DPRD Bojonegoro akan terus melakukan pengawasan secara berkala terhadap kesiapan SPPG di berbagai wilayah. Langkah tersebut dilakukan guna meminimalisasi potensi persoalan teknis maupun administratif yang dapat mempengaruhi kualitas program MBG di lapangan.

“Program ini tidak hanya berbicara soal distribusi makanan, tetapi menyangkut pembangunan kualitas sumber daya manusia dan kesehatan generasi mendatang. Karena itu, pengawasan harus dilakukan secara serius agar program berjalan sesuai tujuan nasional,” tambahnya.

Di sisi lain, DPD Partai Golkar Bojonegoro turut mendorong penguatan tata kelola pelayanan gizi berbasis standar nasional. Partai Golkar menilai kesiapan administrasi dan operasional SPPG merupakan fondasi utama dalam menciptakan sistem pelayanan gizi yang profesional, aman, dan berkelanjutan.

Melalui pengawasan yang lebih ketat, DPRD Bojonegoro berharap seluruh SPPG di daerah dapat segera memenuhi seluruh ketentuan sertifikasi dan standar kelayakan yang ditetapkan pemerintah pusat, sehingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah sebagai generasi penerus bangsa.

[Red]

Berita Terkait

DTSEN II: Dari Validasi Data Menuju Penguatan Sistem
Gen Z Unjuk Gigi di Unigoro! Inovasi AI hingga Telur Asin Modern Ramaikan BMC Competition 2026
Transformasi Slogan Partai Golkar,Konsolidasi Ideologis dan Penguatan Politik Kerakyatan dari Nasional hingga Daerah
Strategi Hortikultura Berbasis Pekarangan Dinilai Efektif Tekan Inflasi Cabai di Bojonegoro
Kebijakan Pembelian Telur ASN dalam Program Gayatri Dipertanyakan, Aktivis Mahasiswa Soroti Transparansi dan Keberlanjutan Peternak
Dinamika Kepemimpinan dan Strategi Lapangan,Analisis Pertandingan Trofeo Golkar Bojonegoro FC
Pencabutan Perda Desa Harus Disertai Regulasi Pengganti, Praktisi Hukum Unigoro Ingatkan Risiko Kekosongan Hukum
Penguatan Kapasitas Legislasi Berbasis Kader,Fraksi Golkar Bojonegoro Asah Strategi di Bimtek Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:41 WIB

DTSEN II: Dari Validasi Data Menuju Penguatan Sistem

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:57 WIB

Pengawasan SPPG di Bojonegoro Menguat, DPRD Tekankan Standarisasi Layanan Gizi dalam Program MBG

Senin, 11 Mei 2026 - 18:35 WIB

Gen Z Unjuk Gigi di Unigoro! Inovasi AI hingga Telur Asin Modern Ramaikan BMC Competition 2026

Senin, 11 Mei 2026 - 11:51 WIB

Transformasi Slogan Partai Golkar,Konsolidasi Ideologis dan Penguatan Politik Kerakyatan dari Nasional hingga Daerah

Senin, 11 Mei 2026 - 08:02 WIB

Strategi Hortikultura Berbasis Pekarangan Dinilai Efektif Tekan Inflasi Cabai di Bojonegoro

Berita Terbaru

Daerah | Lampung

Itera – Pemprov Lampung Kolaborasi Dukung Program Desaku Maju

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:15 WIB

Nasional

Kemendikdasmen: Tidak Ada PHK Massal Guru Non-ASN Tahun 2027

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:14 WIB