Proyek Irigasi Tanpa Papan Nama Di Desa Tempuran Demak Besi Bekas Diduga Diambil Pekerja atas Suruhan Pelaksana Pengawas Dianggap Tidak Kooperatif

- Editor

Rabu, 26 November 2025 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demak, Rilis Publik – 25 November 2025 – Proyek irigasi yang tengah berlangsung di Desa Tempuran, Kabupaten Demak, memicu keresahan warga.

Pasalnya, hingga pekerjaan berjalan, tidak ditemukan papan nama proyek yang berfungsi sebagai informasi resmi mengenai sumber anggaran, pelaksana, nilai kontrak, dan durasi pekerjaan.

Ketiadaan papan nama ini kerap dianggap sebagai tanda kurangnya transparansi.

Tidak hanya itu, warga juga melaporkan adanya dugaan bahwa besi bekas hasil bongkaran irigasi diambil oleh pekerja.

Lebih mengejutkan lagi, tindakan tersebut disebut dilakukan atas suruhan pelaksana proyek.

Padahal, material bekas dari proyek pemerintah tetap merupakan aset yang harus dikelola sesuai aturan, bukan untuk kepentingan pribadi pihak tertentu.

Situasi menjadi semakin memprihatinkan ketika warga mencoba meminta klarifikasi kepada pengawas proyek melalui sambungan telepon seluler.

Alih-alih memberikan penjelasan, pengawas justru disebut tidak menghiraukan pertanyaan, bahkan kemudian memutuskan sambungan telepon.

Sikap tidak kooperatif ini menambah tanda tanya besar terhadap tata kelola proyek irigasi tersebut.

Warga Desa Tempuran berharap instansi teknis terkait segera turun melakukan pengecekan langsung.

Ketiadaan papan nama, dugaan pengambilan material bekas, hingga sikap pengawas yang menutup diri dari pertanyaan publik, menjadi indikator kuat perlunya audit lapangan secara menyeluruh.

Masyarakat menegaskan bahwa proyek irigasi adalah fasilitas vital.

Karena itu, pelaksanaannya harus transparan, sesuai prosedur, dan diawasi dengan baik agar tidak menimbulkan potensi kerugian negara maupun penurunan kualitas pekerjaan.

Berita Terkait

Ungkap Kasus Pencurian Betah Karet, Polsek Rambang Amankan Pelaku Setelah Dikepung Warga
Dugaan Pencurian Arus Listrik Puluhan Rumah di Way Kanan Selama 2 Tahun
Pemkab Tubaba Percepat Sertifikasi Halal
Bupati Egi Sambut Positif Pelaksanaan Rembuk Tani
Bupati Tubaba Novriwan Jaya Dorong Kesadaran Keamanan Pangan
STOP PERS | Reza Larasona – Kabiro OKU Timur
Sertifikat ‘Mak Jelas’ hingga Bertahun-tahun, BPN Lampung Selatan Bungkam!
“Kami Hanya Ingin Bekerja!” Investigasi di Wonocolo Ungkap Kemarahan Penambang atas Isu Setoran yang Dinilai Hancurkan Nafkah Rakyat

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:37 WIB

Ungkap Kasus Pencurian Betah Karet, Polsek Rambang Amankan Pelaku Setelah Dikepung Warga

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:11 WIB

Dugaan Pencurian Arus Listrik Puluhan Rumah di Way Kanan Selama 2 Tahun

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:38 WIB

Pemkab Tubaba Percepat Sertifikasi Halal

Senin, 4 Mei 2026 - 19:08 WIB

Bupati Egi Sambut Positif Pelaksanaan Rembuk Tani

Senin, 4 Mei 2026 - 19:06 WIB

Bupati Tubaba Novriwan Jaya Dorong Kesadaran Keamanan Pangan

Berita Terbaru

Daerah | Lampung

Pemkab Lmapung Timur Gelar Rakor Bersama KPK

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:47 WIB