LAHAT, Rilis Publik — Pemerintah Kabupaten Lahat melalui Dinas Sosial menggelar rapat teknis bagi calon penerima Beasiswa Anak Lahat Jadi Sarjana (Beladas). Kegiatan berlangsung di Gedung Pertemuan Pemkab Lahat, Senin (19/10/2026).
Program Beladas diperuntukkan bagi mahasiswa asal Kabupaten Lahat yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi negeri dan berasal dari keluarga kurang mampu. Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Lahat dalam membantu masyarakat, khususnya untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah.
Selain itu, program ini juga diarahkan untuk mendukung upaya pengentasan kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dengan adanya bantuan pendidikan, mahasiswa dari keluarga kurang mampu diharapkan tetap dapat melanjutkan kuliah hingga menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.
Ketua Tim Verifikasi Beasiswa Beladas Kabupaten Lahat, Izromaita, melaporkan bahwa ratusan mahasiswa telah mendaftar sebagai calon penerima manfaat, yang berasal dari kelompok Desil 1 hingga Desil 5.
Dari hasil proses verifikasi, sebanyak 96 mahasiswa dinyatakan lolos dan telah menerima manfaat program pada tahun 2025. Sementara pada tahun 2026, tercatat 120 mahasiswa terverifikasi sebagai penerima baru.
“Dengan demikian, jumlah keseluruhan mahasiswa yang telah menerima manfaat program Beladas mencapai 214 orang,” demikian disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, menegaskan bahwa Beladas merupakan salah satu program unggulan yang dijalankan pada masa kepemimpinannya bersama Bupati Lahat, Bursah Zarnubi.
Menurutnya, program ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lahat untuk membuka kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak daerah, khususnya mereka yang memiliki prestasi namun terkendala kondisi ekonomi.
“Program Beladas adalah bagian dari ikhtiar kita menuju cita-cita tersebut,” ujar Widia.
Widia juga menyampaikan bahwa saat ini penerima manfaat masih berasal dari kelompok Desil 1 hingga Desil 5. Ke depan, pihaknya berharap cakupan dapat diperluas hingga Desil 10, tentunya dengan tetap memperhatikan regulasi yang berlaku.
“Kita berharap ke depan cakupan penerima dapat diperluas hingga Desil 10 sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Kepada para mahasiswa penerima Beladas, Widia berpesan agar memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Ia meminta mahasiswa belajar dengan sungguh-sungguh, menyelesaikan pendidikan tepat waktu, dan meraih prestasi terbaik.
Ia berharap keberhasilan para penerima beasiswa nantinya dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Lahat lainnya untuk terus mengejar pendidikan tinggi.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga berinteraksi secara daring melalui Zoom bersama sejumlah mahasiswa yang telah menerima beasiswa dan tengah menjalani perkuliahan. Interaksi ini menjadi sarana bagi Pemkab Lahat untuk mendengar langsung perkembangan studi para mahasiswa sekaligus memberikan semangat agar mereka terus menyelesaikan pendidikan dengan baik.
Program Beladas diharapkan tidak hanya sekadar bantuan biaya pendidikan, tetapi juga menjadi investasi pemerintah daerah dalam mencetak generasi muda Lahat yang berpendidikan, berprestasi, dan nantinya mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah.
(Johan Kr)











