BONE, Rilis Publik – Sejumlah warga Desa Patimpeng, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone, mengaku resah dengan aktivitas truk pengangkut batu yang melintasi jalan di kawasan permukiman penduduk. Truk-truk bermuatan berat tersebut diduga membawa material yang berasal dari tambang galian C milik BARA.
Menurut keterangan warga, lalu lintas kendaraan pengangkut material tersebut dinilai telah mengganggu kenyamanan masyarakat secara serius. Kehadiran armada tambang ini memicu kepulan debu yang pekat, polusi kebisingan yang tiada henti, serta dikhawatirkan membahayakan keselamatan pengguna jalan. Kondisi ini menjadi ancaman nyata, khususnya bagi anak-anak dan warga yang kerap beraktivitas di sekitar permukiman.
Salah seorang warga setempat menyampaikan langsung keluhannya terkait situasi lingkungan yang kian memburuk ini.
“Setiap hari rumah kami terpapar debu tebal gara-gara truk-truk besar itu lewat. Belum lagi suara bisingnya yang sangat mengganggu waktu istirahat. Kami juga selalu was-was kalau anak-anak main di dekat jalan depan rumah karena truknya jalan beriringan dan bermuatan berat,” ujar warga dengan nada cemas.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat berharap ada ketegasan dan solusi nyata dari pihak pengelola tambang maupun pemerintah daerah setempat agar rute armada angkutan material dialihkan dan tidak lagi menerobos wilayah padat penduduk.











