Warga Desa Patimpeng Resah, Keluhkan Truk Pengangkut Batu dari Tambang Galian C Melintasi Permukiman

Minggu, 19 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, Rilis Publik – Sejumlah warga Desa Patimpeng, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone, mengaku resah dengan aktivitas truk pengangkut batu yang melintasi jalan di kawasan permukiman penduduk. Truk-truk bermuatan berat tersebut diduga membawa material yang berasal dari tambang galian C milik BARA.

Menurut keterangan warga, lalu lintas kendaraan pengangkut material tersebut dinilai telah mengganggu kenyamanan masyarakat secara serius. Kehadiran armada tambang ini memicu kepulan debu yang pekat, polusi kebisingan yang tiada henti, serta dikhawatirkan membahayakan keselamatan pengguna jalan. Kondisi ini menjadi ancaman nyata, khususnya bagi anak-anak dan warga yang kerap beraktivitas di sekitar permukiman.

Salah seorang warga setempat menyampaikan langsung keluhannya terkait situasi lingkungan yang kian memburuk ini.

“Setiap hari rumah kami terpapar debu tebal gara-gara truk-truk besar itu lewat. Belum lagi suara bisingnya yang sangat mengganggu waktu istirahat. Kami juga selalu was-was kalau anak-anak main di dekat jalan depan rumah karena truknya jalan beriringan dan bermuatan berat,” ujar warga dengan nada cemas.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat berharap ada ketegasan dan solusi nyata dari pihak pengelola tambang maupun pemerintah daerah setempat agar rute armada angkutan material dialihkan dan tidak lagi menerobos wilayah padat penduduk.

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, PT Gunung Mas Raya Sungai Rumbia Estate Konsisten Perbaiki Jalan Masyarakat
60 Tahun Menempati Rumah di Teuku Umar, Warga Mengadu ke Wabup Bojonegoro: Bukan Soal Besarnya Uang, tapi Penghargaan atas Sejarah Keluarga
Debu Sirkuit Bumi Kuthogoro Mengepul, Mitroatin:Bukan Sekadar Adu Cepat, tapi Ajang Keberanian dan Sportivitas
Tambang Galian C di Bone Diduga Tetap Beroperasi, Warga Khawatir
Kecelakaan Maut di Tuban, Publik Pertanyakan Perkembangan Proses Hukumnya
Dana Bantuan P3A Bone Rp38 Miliar Diduga Diambil Paksa, Kelompok Tani Hanya Diberi Rp1 Juta
64 Klub Siap Bertarung, ORADO Bojonegoro Matangkan Piala Panglima TNI 2026
Proyek P3-TGAI pao 1 dan Pao 2 di Desa Ajang Pulu Bone Diduga Bermasalah, Pekerjaan Jadi Sorotan

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06

Wujud Kepedulian Sosial, PT Gunung Mas Raya Sungai Rumbia Estate Konsisten Perbaiki Jalan Masyarakat

Selasa, 29 September 2026 - 13:44

60 Tahun Menempati Rumah di Teuku Umar, Warga Mengadu ke Wabup Bojonegoro: Bukan Soal Besarnya Uang, tapi Penghargaan atas Sejarah Keluarga

Senin, 28 September 2026 - 08:16

Debu Sirkuit Bumi Kuthogoro Mengepul, Mitroatin:Bukan Sekadar Adu Cepat, tapi Ajang Keberanian dan Sportivitas

Sabtu, 26 September 2026 - 17:52

Tambang Galian C di Bone Diduga Tetap Beroperasi, Warga Khawatir

Jumat, 25 September 2026 - 07:19

Kecelakaan Maut di Tuban, Publik Pertanyakan Perkembangan Proses Hukumnya

Berita Terbaru