Pasar Lokal Dikuasai Produk Luar, UMKM Tahu-Tempe Bojonegoro Tersisih: Di Mana Keberpihakan Pemkab?

Kamis, 23 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bojonegoro —Rilispublik | Alarm bagi kemandirian ekonomi daerah mulai berbunyi. Di tengah potensi besar pelaku UMKM tahu dan tempe, pasar di Bojonegoro justru lebih banyak diisi produk dari luar daerah seperti Jombang, Kediri, hingga Malang. Fenomena ini tidak sekadar soal persaingan, tetapi mencerminkan lemahnya intervensi kebijakan yang seharusnya melindungi dan menguatkan pelaku usaha lokal di kandangnya sendiri.

 

Lebih jauh, kecenderungan sejumlah SPPG diBojonegoro yang mengarah pada pemasok dari luar daerah menambah daftar persoalan. Ketika pasar internal tidak berpihak, pelaku UMKM lokal kehilangan ruang tumbuh. Padahal, dengan dukungan serius dari pemerintah melalui dinas terkait, sektor tahu dan tempe berpotensi menjadi kekuatan ekonomi baru sekaligus ikon daerah yang kompetitif.

 

Penguatan UMKM tidak cukup hanya pada tataran wacana. Diperlukan langkah konkret dan terukur, mulai dari peningkatan kualitas dan kuantitas produksi, kepastian legalitas usaha, hingga pembukaan akses pasar yang adil dan transparan. Tanpa itu, pelaku usaha lokal akan terus tertinggal dalam persaingan yang tidak seimbang.

 

Ghozali, mahasiswa Universitas Bojonegoro (Unigoro), menilai bahwa pemerintah daerah harus mengambil peran strategis secara lebih tegas dan sistematis.

 

“Pemerintah daerah perlu memastikan adanya kebijakan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar implementatif dalam mendampingi UMKM tahu dan tempe. Pendampingan harus mencakup peningkatan mutu produk, inovasi, serta penguatan legalitas usaha. Jika ini dilakukan secara konsisten, saya optimistis produk lokal Bojonegoro mampu bersaing dengan daerah lain dan berkembang menjadi identitas unggulan. Karena itu, penting ada jaminan kebijakan agar produk lokal mendapat akses yang adil, termasuk dalam rantai pasok SPPG di Bojonegoro,” tegasnya.

 

Ia menambahkan, penguatan sektor ini bukan hanya berdampak pada pelaku usaha, tetapi juga pada ketahanan ekonomi daerah secara keseluruhan. Dengan strategi yang tepat, tahu dan tempe Bojonegoro tidak hanya menjadi produk konsumsi, tetapi juga simbol kemandirian dan kebanggaan daerah.

 

Dorongan ini sekaligus menjadi kritik terbuka bahwa keberpihakan terhadap UMKM lokal harus dibuktikan dengan kebijakan nyata. Tanpa keberanian mengambil langkah strategis, peluang menjadikan tahu dan tempe sebagai ikon Bojonegoro hanya akan menjadi wacana yang berulang.

 

[Red]

Berita Terkait

Ruang Tumbuh Part 11, Saat Remaja Belajar Menjaga Masa Depan
Di Balik Proyek Strategis Bendungan Karangnongko, KTH Margo Tani Menagih Kejelasan Hak Warga
Pastikan Distribusi Lancar, Aparat Gabungan Pantau Penyaluran BBM di SPBU Labuaja Kabupaten Bone
Pengamanan BBM di SPBU Tokaseng, Sejumlah Unsur Pemerintah dan Aparatur Turut Hadir
IPAL SPPG Batokan Jadi Sorotan, Kepatuhan Lingkungan Didorong Berbasis Verifikasi Teknis
Satpol PP Turun Cek Laporan Tambang Pasir Bermesin di Kalirejo, Saat Dicek Aktivitas Tak Ditemukan
Kondisi Kebersihan Pasar Sentral Palakka Memprihatinkan, Warga Harapkan Kepedulian Pemerintah
Golkar Kasiman Berbagi Rezeki, Ketua PK Berikan Perhatian kepada Paskibra Yatim Piatu

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:17

Ruang Tumbuh Part 11, Saat Remaja Belajar Menjaga Masa Depan

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:52

Di Balik Proyek Strategis Bendungan Karangnongko, KTH Margo Tani Menagih Kejelasan Hak Warga

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:44

Pastikan Distribusi Lancar, Aparat Gabungan Pantau Penyaluran BBM di SPBU Labuaja Kabupaten Bone

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:52

Pengamanan BBM di SPBU Tokaseng, Sejumlah Unsur Pemerintah dan Aparatur Turut Hadir

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:32

IPAL SPPG Batokan Jadi Sorotan, Kepatuhan Lingkungan Didorong Berbasis Verifikasi Teknis

Berita Terbaru

Provinsi Lampung

Pemprov Lampung Siapkan Dukungan Anggaran untuk Porprov ke-10

Kamis, 3 Sep 2026 - 20:11