kepala dinas tanaman pangan , Holtikultura, dan perkebunan di duga Korupsi dana APBD tahun 2023.

- Editor

Minggu, 27 April 2025 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kepala dinas tanaman pangan , Holtikultura, dan perkebunan di duga Korupsi dana APBD tahun 2023.

Rilis publik –  Lampung Selatan, berkali kali awak media mendatangi Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan perkebunan serasa tidak mau di temui sampai awak media mengisi buku janji dan meninggalkan no Whatsapp tidak ada kabar,

Awak media mencoba membuat janji melalui pesan Whatsap pun tidak di gubris padahal jelas kedatangan awak media untuk konfirmasi penggunaan anggaran yang bersumber dari dana APBD tahun 2023 dari beberapa investigasi di lapangan di duga ada kejanggalan,

Padahal jelas di dalam Undang undang KIP dan Permendagri Nomor 84 Tahun 2022 tentang pedoman penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2023,

Di duga kepala dinas terindikasi penyimpangan atau indikasi Korupsi beberapa realisasi anggaran diantaranya.
1. Belanja alat / bahan untuk kegiatan kantor – alat tulis kantor dengan 1 tahun menghabiskan anggaran Rp. 497.765.600
2. Perjalanan dinas di dalam dan luar kota. Rp. 1.152.320.000
3. Pekerjaan visik sumur bor 20 titik satu titik pagu anggaran Rp.135 JT. Dengan jumlah 2.7 milyar.
4. Jasa konsultasi dan pengawasan Rp. 105.000.000 padahal ada kepala bidang kenapa ada jasa konsultasi dan pengawasan .

Dari beberapa aitem yang ada di duga ada kejanggalan padahal jelas dalam Permendagri , bahwa untuk melaksanakan ketentuan pasal 308 Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintah Daerah dan pasal 89 ayat (2) peraturan pemerintah nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah perlu menetapkan peraturan Mentri dalam negri tentang pedoman penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah .

Apakah kepala dinas tanaman pangan, Hortikultura dan perkebunan tidak paham, kami berharap kepada Kejaksaan Negri Lampung Selatan lebih jeli terkait adanya anggaran anggaran yang siluman. ( Tim ) Bersambung ke beberapa aitem lainnya.

Berita Terkait

Ungkap Kasus Pencurian Betah Karet, Polsek Rambang Amankan Pelaku Setelah Dikepung Warga
Tinjau Fasilitas Kesehatan, Wapres Gibran Kunjungi RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo Lampung
Ekonomi Lampung Tertinggi di Sumatera, Pertumbuhan Mencapai Angka 5,58 Persen
Dugaan Pencurian Arus Listrik Puluhan Rumah di Way Kanan Selama 2 Tahun
Sekdaprov Marindo Pimpin Entry Meeting dengan Itjen Kemendagri
Dinilai Tingkatkan Mutu Pendidikan Provinsi Lampung, Kadisdikbud Thomas Amirico Raih Penghargaan “Gawang Kenawat”
Pemkab Tubaba Percepat Sertifikasi Halal
Unggahan WhatsApp Picu Somasi, Wartawan Bandarlampung Diserang Secara Personal

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:37 WIB

Ungkap Kasus Pencurian Betah Karet, Polsek Rambang Amankan Pelaku Setelah Dikepung Warga

Jumat, 8 Mei 2026 - 22:16 WIB

Tinjau Fasilitas Kesehatan, Wapres Gibran Kunjungi RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo Lampung

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:48 WIB

Ekonomi Lampung Tertinggi di Sumatera, Pertumbuhan Mencapai Angka 5,58 Persen

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:11 WIB

Dugaan Pencurian Arus Listrik Puluhan Rumah di Way Kanan Selama 2 Tahun

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:14 WIB

Sekdaprov Marindo Pimpin Entry Meeting dengan Itjen Kemendagri

Berita Terbaru

Daerah | Lampung

Pemkab Lmapung Timur Gelar Rakor Bersama KPK

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:47 WIB

Daerah | Lampung

Kejari Metro Eksekusi Barang Bukti Judi Online Rp 6 Miliar

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:46 WIB