Mafia Pupuk Subsidi Tak Tersentuh Hukum Pihak Terkait Diduga Sakit Mata

- Editor

Sabtu, 1 November 2025 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Surabaya, Rilis Publik – Beredarnya kabar mengenai oknum penyalur pupuk yang nakal membuat para petani terpaksa membeli pupuk subsidi dengan harga mencapai Rp300.000 hingga Rp320.000 per paket (Urea dan Phonska).
Hal tersebut jelas telah menabrak aturan yang telah ditetapkan pemerintah. Oknum penyalur secara terang-terangan merampas subsidi yang seharusnya menjadi hak masyarakat petani.

Namun faktanya, para mafia pupuk subsidi ini belum tersentuh oleh hukum.
Anehnya, pihak terkait pengawasan pupuk subsidi di tingkat kecamatan — BPP setempat, dalam hal ini Tejo selaku Korluh, mengaku tidak tahu terkait harga pupuk subsidi yang sampai ke tangan petani.

Begitu pula Camat Bandar Surabaya, Suparniati, S.E., selaku Ketua Tim Monitoring (pengawasan pupuk) di tingkat kecamatan, memilih bungkam seribu bahasa. Tidak ada tanggapan saat dikonfirmasi oleh tim media melalui sambungan WhatsApp.

Sebagai pihak yang terkait dalam pendistribusian pupuk subsidi, camat dan korluh setempat seharusnya mengetahui bagaimana penyaluran pupuk subsidi agar tepat sasaran dan tidak ada oknum mafia pupuk yang secara terang-terangan merampas hak masyarakat petani.

Dengan kondisi tersebut, pihak terkait dalam pengawasan dan monitoring pupuk subsidi dinilai tidak maksimal dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai tim pengawas. Bahkan, patut diduga tim pengawas “sakit mata”.

Demi mendukung program pemerintah tentang ketahanan pangan, diharapkan kepada pihak terkait — tim pengawas pupuk subsidi di tingkat Kabupaten Lampung Tengah, dalam hal ini Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan, Polres Lampung Tengah, dan Kejari Gunung Sugih — agar segera mengambil langkah konkret untuk menindak tegas oknum mafia pupuk subsidi sesuai dengan aturan dan perundang-undangan yang berlaku.
Dengan demikian, pendistribusian pupuk subsidi dapat berjalan tepat sasaran.

BERSAMBUNG…??

(Kairul Anam)

Berita Terkait

Bupati Egi Raih Disway Top Regional Leader Awards 2026
DPRD Pesawaran Sidak Proyek Jalan di Teluk Pandan
Pawai Budaya Semarakkan HUT ke-80 Lampung Utara
Ahmad Hariyanto Resmi Jabat Sekda Kota Metro
Wamensos Tinjau Sekolah Rakyat di Lampung Timur
Wagub Jihan Haflah Akhirussanah Ponpes Al-Hidayat Gerning
Pemprov Lampung Pertahankan WTP 12 Kali Berturut-turut
Irwasda Polda Lampung Sabet Predikat Peserta Terbaik Rakorwas Kompolnas-Polri 2026

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 17:54 WIB

Bupati Egi Raih Disway Top Regional Leader Awards 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 17:53 WIB

DPRD Pesawaran Sidak Proyek Jalan di Teluk Pandan

Senin, 15 Juni 2026 - 17:52 WIB

Pawai Budaya Semarakkan HUT ke-80 Lampung Utara

Senin, 15 Juni 2026 - 17:51 WIB

Ahmad Hariyanto Resmi Jabat Sekda Kota Metro

Senin, 15 Juni 2026 - 17:39 WIB

Wamensos Tinjau Sekolah Rakyat di Lampung Timur

Berita Terbaru

Daerah | Lampung

Bupati Egi Raih Disway Top Regional Leader Awards 2026

Senin, 15 Jun 2026 - 17:54 WIB

Daerah | Lampung

DPRD Pesawaran Sidak Proyek Jalan di Teluk Pandan

Senin, 15 Jun 2026 - 17:53 WIB

Daerah | Lampung

Pawai Budaya Semarakkan HUT ke-80 Lampung Utara

Senin, 15 Jun 2026 - 17:52 WIB

Daerah | Lampung

Ahmad Hariyanto Resmi Jabat Sekda Kota Metro

Senin, 15 Jun 2026 - 17:51 WIB

Daerah | Lampung

Wamensos Tinjau Sekolah Rakyat di Lampung Timur

Senin, 15 Jun 2026 - 17:39 WIB