Bojonegoro//RilisPublik – Warung kopi tradisional di Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, masih menjadi ruang favorit warga untuk bersantai sekaligus berinteraksi. Suasana tersebut tampak dari aktivitas pengunjung yang datang silih berganti, dengan sepeda motor terparkir di sekitar warung.
Secangkir kopi yang disajikan menggunakan cangkir keramik bermotif bunga di atas meja kayu menjadi ciri khas warung kopi pedesaan. Selain menikmati kopi, warga memanfaatkan tempat ini untuk berbincang dan bertukar informasi.
Salah satu pengunjung, Sujito (45), mengaku kerap singgah di warung kopi tersebut setelah bekerja.
“Ngopi di sini sudah jadi kebiasaan. Selain tempatnya teduh, bisa ngobrol dengan tetangga dan teman-teman,” ujarnya.
Keberadaan warung kopi ini juga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Pemilik warung mengaku pengunjung datang tidak hanya dari warga sekitar, tetapi juga dari pengguna jalan yang melintas di wilayah Kalianyar.
“Alhamdulillah, warung kopi seperti ini bisa membantu ekonomi keluarga. Setiap hari selalu ada yang mampir,” kata pemilik warung, sambil tersenyum ramah.
Dengan suasana asri dan harga terjangkau, warung kopi tradisional di Kalianyar Kapas terus bertahan di tengah maraknya kedai modern, sekaligus menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat desa.
[Red]









