BOJONEGORO //RILISPUBLIK | Gema selawat dan untaian doa melangit di bumi Angling Dharma seiring dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-76 Fatayat NU. Momentum ini bukan sekadar perayaan angka, melainkan wujud sujud syukur atas dedikasi tiada henti organisasi pemudi Nahdlatul Ulama dalam menebar maslahat bagi umat. Di usia yang kian matang, Fatayat NU terus berdiri tegak sebagai benteng moralitas dan intelektualitas, menjaga tradisi pesantren di tengah gempuran modernisasi demi kemuliaan perempuan Indonesia.
Khidmat Fatayat NU selama lebih dari tujuh dekade merupakan manifestasi dari semangat hubbul wathan minal iman, cinta tanah air adalah sebagian dari iman. Kehadirannya telah menjadi oase bagi penguatan akidah dan pemberdayaan ekonomi keluarga yang berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah. Melalui semangat “Berdaya, Berdampak, Mendunia,” Fatayat NU diharapkan terus istikamah dalam mencetak generasi perempuan yang tidak hanya cerdas secara duniawi, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual yang kokoh.
Pimpinan DPRD Kabupaten Bojonegoro dari Fraksi Golkar sekaligus Ketua Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Provinsi Jawa Timur, Hj. Mitro’atin, S.Pd., M.M., menyampaikan pesan penuh takzim atas milad ke-76 ini. Sebagai sosok pemimpin perempuan yang dikenal agamis, beliau memandang Fatayat NU sebagai mitra strategis dalam membangun peradaban yang berakhlakul karimah.
“Selamat Harlah ke-76 untuk saudari-saudariku di Fatayat NU. Sejarah telah mencatat bahwa di tangan perempuan yang salihah, sebuah bangsa akan menjadi kuat dan bermartabat. Fatayat adalah rahim dari pemimpin-pemimpin perempuan yang memadukan antara kekuatan doa dan kerja nyata,” ujar Hj. Mitro’atin dengan nada penuh kewibawaan.
Lebih lanjut, Bunda Mitro’atin sapaan akrabnya menekankan pentingnya peran Fatayat dalam menjaga keharmonisan keluarga sebagai unit terkecil dalam Islam. Beliau berharap kolaborasi antara elemen perempuan lintas organisasi dapat terus ditingkatkan untuk kemaslahatan masyarakat Bojonegoro dan Jawa Timur pada umumnya.
“Mari kita jadikan momentum Harlah ini untuk memperkuat ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathaniyah. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, kesehatan, dan keberkahan bagi seluruh kader Fatayat NU dalam menjalankan misi mulia ini. Teruslah menjadi pelita di tengah umat, karena perempuan yang berdaya adalah kunci menuju bangsa yang berjaya,” pungkasnya menutup doa.
[Red]









