Ketum PSN Peringatkan Mendagri soal Polemik Pulau Aceh: Jangan Sentuh Luka Lama Kalau Tak Siap Luka Lebih Dalam

Jumat, 13 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rilis Publik, Muba – Ketua Umum Prabu Satu Nasional, Teungku Muhammad Raju, mengeluarkan pernyataan tegas terkait isu sensitif empat pulau di wilayah Aceh yang belakangan ini kembali menjadi bahan pembahasan di tingkat pusat.

 

> “Saya peringatkan Mendagri dan siapa pun yang sedang bermain-main dengan batas wilayah Aceh. Empat pulau itu adalah bagian sah dari Aceh, tidak bisa ditawar, apalagi dijadikan komoditas politik. Jangan korek luka lama! Luka itu belum sembuh, dan kalau dipaksa terbuka, luka itu bisa bernanah lebih besar dari yang kalian kira.”

 

Ketum PSN menegaskan bahwa Aceh bukan sekadar daerah administratif biasa. Aceh adalah wilayah yang memiliki sejarah perjuangan, pengorbanan, dan perjanjian politik yang mengikat secara moral maupun hukum.

 

> “Kami bukan anti-negara. Tapi kami anti segala bentuk pengingkaran sejarah. Jika Jakarta ingin membangun masa depan, jangan rusak pondasi kepercayaan yang sudah susah payah dibangun pasca-kesepakatan damai.”

 

 

Ia mengingatkan bahwa masyarakat Aceh menyimpan memori kolektif yang dalam soal kedaulatan dan martabat. Apa yang bagi sebagian orang terlihat ‘teknis’, bagi Aceh bisa berarti penghinaan terhadap darah dan air mata masa lalu.

 

> “Kami tidak akan diam jika tanah Aceh dirampas diam-diam. Jangan uji kesabaran rakyat Aceh. Ini bukan soal politik, ini soal harga diri.”

 

—

 

📣 Penutup:

 

Prabu Satu Nasional mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh, para tokoh, ulama, dan pemuda untuk siaga dan bersatu menjaga kedaulatan wilayahnya. Sekaligus mengingatkan pemerintah pusat: Jangan ganggu batas wilayah Aceh kalau tak siap menghadapi gelombang perlawanan moral dari rakyatnya.(Rapel)

Berita Terkait

Plat Merah Jadi Hitam, Mobil Dinas Lampura Diduga Disalahgunakan
PTBA Hadirkan Akses Air Berbasis Energi Surya bagi Warga Talang Jawa Sidomulyo I
Polsek Rambang Gelar Program BELIDA ASRI, Bersihkan Masjid dan Lingkungan Desa Sugihwaras Barat
UPPKB Sajoening Gencar Tindak Kendaraan ODOL, Jaga Infrastruktur Dan Tekan Angka Kecelakaan
Anak Perusahaan PTBA, PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP) Raih Juara 3 Apresiasi EBTKE 2026 dari Kementerian ESDM
IMF Soroti Tower Mitratel di Tanjung Baru, Warga Minta Legalitas dan Keselamatan Diverifikasi
Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 Republik Indonesia, Kapolsek Rambang Tekankan Pentingnya Cinta Tanah Air
Tumbuhkan Semangat Belajar Anak, KKN-TK Kelompok 13 Unigoro Gelar Bimbingan Belajar di SDN Bobol V

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 21:46

Plat Merah Jadi Hitam, Mobil Dinas Lampura Diduga Disalahgunakan

Selasa, 22 September 2026 - 20:10

PTBA Hadirkan Akses Air Berbasis Energi Surya bagi Warga Talang Jawa Sidomulyo I

Jumat, 18 September 2026 - 16:53

Polsek Rambang Gelar Program BELIDA ASRI, Bersihkan Masjid dan Lingkungan Desa Sugihwaras Barat

Selasa, 8 September 2026 - 09:46

UPPKB Sajoening Gencar Tindak Kendaraan ODOL, Jaga Infrastruktur Dan Tekan Angka Kecelakaan

Minggu, 6 September 2026 - 11:06

Anak Perusahaan PTBA, PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP) Raih Juara 3 Apresiasi EBTKE 2026 dari Kementerian ESDM

Berita Terbaru

Bandarlampung

Kemah Bhakti Satya Linmas Kota Bandarlampung Resmi Ditutup

Jumat, 25 Sep 2026 - 21:03