Warga Bojonegoro Meragukan Efektivitas Program KOLEGA dalam Mengentaskan Kemiskinan

- Editor

Rabu, 9 Juli 2025 - 08:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO | Rilis Publik – Program KOLEGA (Kolam Lele Keluarga) yang diluncurkan oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro sebagai solusi cepat pengentasan kemiskinan telah menimbulkan perdebatan di kalangan Masyarakat.

Selasa, 08/07/2025

 

Dengan hanya menyasar 30 keluarga di kabupaten sebesar Bojonegoro, program ini dinilai terlalu kecil dan terkesan simbolis.Banyak program pemberdayaan yang mandek di tengah jalan karena pendampingan minim, pasar tak jelas, hingga penerima manfaat akhirnya kembali ke garis kemiskinan.

 

Tidak sedikit warga mempertanyakan parameter pemilihan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan proses verifikasinya.Program semacam KOLEGA berisiko hanya menjadi tambal sulam atas persoalan kemiskinan yang sifatnya struktural.

 

Haryono,Pengamat Kebijakan Publik ,Akademisi Lokal dan juga Ketua LSM SUARA MALOWOPATI menilai bahwa mengurangi kemiskinan bukan hanya soal memberikan kolam lele, tetapi juga memperbaiki Akses Modal, Pasar, Infrastruktur Desa, dan Perlindungan Usaha Mikro. Publik kini menanti apakah program KOLEGA benar-benar akan berumur panjang dan menjelma menjadi usaha keluarga yang berkelanjutan atau justru bernasib sama seperti program sejenis yang gagal karena minim monitoring dan evaluasi.

 

 

“Mengurangi kemiskinan bukan soal kolam lele. Ini soal memperbaiki Akses Modal, Pasar,Infrastruktur Desa, dan Perlindungan Usaha Mikro.Jangan sampai ini hanya proyek GAGAL yang akhirnya jadi headline di Baliho, tetapi juga GAGAL menumbuhkan kemandirian warga.” kritik Haryono.

 

[Red]

Berita Terkait

Negri Agung United Raih Juara Pertama, Camat Hepi Haryanto Apresiasi Semangat Tim
Ikuti Gerakan Tanam Serentak, Kapolsek Rambang Hadiri Penanaman Padi di Lahan CSR Sukarame
Sentuhan Kuning di Bumi Kedungadem,Kader Golkar Hadirkan Solusi Tani Mandiri, Bibit dan Pupuk Bisa Dibayar Pasca-Panen
Ungkap Kasus Pencurian Betah Karet, Polsek Rambang Amankan Pelaku Setelah Dikepung Warga
Dugaan Pencurian Arus Listrik Puluhan Rumah di Way Kanan Selama 2 Tahun
Pemkab Tubaba Percepat Sertifikasi Halal
Bupati Egi Sambut Positif Pelaksanaan Rembuk Tani
Bupati Tubaba Novriwan Jaya Dorong Kesadaran Keamanan Pangan

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:10 WIB

Negri Agung United Raih Juara Pertama, Camat Hepi Haryanto Apresiasi Semangat Tim

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:34 WIB

Ikuti Gerakan Tanam Serentak, Kapolsek Rambang Hadiri Penanaman Padi di Lahan CSR Sukarame

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:52 WIB

Sentuhan Kuning di Bumi Kedungadem,Kader Golkar Hadirkan Solusi Tani Mandiri, Bibit dan Pupuk Bisa Dibayar Pasca-Panen

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:37 WIB

Ungkap Kasus Pencurian Betah Karet, Polsek Rambang Amankan Pelaku Setelah Dikepung Warga

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:11 WIB

Dugaan Pencurian Arus Listrik Puluhan Rumah di Way Kanan Selama 2 Tahun

Berita Terbaru