Aceh Besar, Rilis Publik – Dewan Pengawas (Dewas) PDAM Tirta Mountala Aceh Besar, T. Abulis Samarkhan, ST, mengajak masyarakat, khususnya para pelanggan, untuk aktif mengawasi dan melaporkan segala bentuk dugaan pencurian air. Praktik ilegal melalui sambungan atau jaringan tanpa izin ini dinilai sangat merugikan pelanggan dan mengganggu pemerataan distribusi air bersih.
Menurut Abulis, upaya mewujudkan pelayanan air bersih yang berkualitas, adil, dan berkelanjutan merupakan tanggung jawab bersama antara Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, manajemen PDAM Tirta Mountala, serta masyarakat selaku konsumen. Oleh karena itu, seluruh pihak diharapkan dapat bersinergi menjaga aset dan sistem distribusi air dari berbagai praktik ilegal.
“Kami berkomitmen melindungi hak-hak pelanggan yang selama ini taat membayar rekening air. Setiap bentuk penyalahgunaan, baik yang melibatkan oknum internal maupun pihak luar, harus dicegah dan ditindak tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Abulis.
Respons Isu Tambang Emas Ilegal di Jantho
Menanggapi isu aktivitas tambang emas ilegal di kawasan hutan lindung Jantho—yang merupakan daerah hulu sumber air baku Instalasi Pengolahan Air (IPA) Tirta Mountala—Abulis menegaskan bahwa kualitas dan keamanan air tetap menjadi prioritas utama.
Ia mengaku telah menginstruksikan jajaran direksi dan manajemen untuk bekerja sama dengan laboratorium independen berkompetensi tinggi, seperti PT Sucofindo, guna melakukan pengujian kualitas air secara berkala dan komprehensif.
Langkah ini diambil untuk memastikan air yang didistribusikan kepada masyarakat benar-benar memenuhi standar kualitas air minum yang ditetapkan Kementerian Kesehatan. Selain itu, pengujian ini penting untuk menjamin air bersih tersebut bebas dari kandungan berbahaya, seperti merkuri atau kontaminan lain akibat aktivitas pertambangan.
Abulis menegaskan bahwa keterbukaan informasi, pengawasan berkelanjutan, dan pengujian laboratorium independen merupakan bentuk komitmen nyata PDAM Tirta Mountala dalam membangun kepercayaan publik.
“Pelayanan terbaik tidak hanya diukur dari kelancaran distribusi, tetapi juga dari jaminan bahwa setiap tetes air yang diterima pelanggan aman, sehat, dan memenuhi standar. Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus terus kami jaga melalui kerja nyata,” pungkasnya.










